Piknik dan Outbound di Mako Brigif Timika

Keluarga kami suka piknik. Piknik dalam arti yang sebenarnya : gelar tikar, makan-makan, bermain dan menikmati suasana sekitar. Piknik di alam terbuka lebih menyenangkan. Ke gunung, sawah, pantai, sungai, pedesaan sampai di pinggir jalan ketika kami melakukan perjalanan jauh. Misalnya saat mudik ke rumah mertua.

Mampir di salah satu pohon rindang yang menjorok jauh dari jalan raya, menggelar tikar lalu membuka bekal makanan. Nikmatnya luar biasa. Apalagi saat angin sepoi bertiup. Tidak perlu takut dengan logam berat dari polusi kendaraan yang lalu lalang. Di daerah pedesaan, polusi hampir tidak ada. Kendaraan yang lewat pun bisa dihitung jari.

Piknik kami kali ini agak berbeda karena dilakukan dalam kawasan Mako Brigif Mimika di jalan Mapuru Jaya km 14. Bisa ditempuh dari Kota Timika kurang lebih satu jam. Kami juga pergi bersama tetangga yang sudah seperti saudara sendiri. Saudara di perantauan begitulah.

Hal pertama yang harus dilakukan setiba di sana adalah melapor ke petugas di pos security sekaligus mengisi buku tamu. Tidak dikenakan biaya apapun. Tapi jika ingin menikmati fasilitas outbond, kita harus membayar Rp 100.000 per orang. Fasilitas outboundnya tersedia bagi dewasa dan anak-anak seperti flying fox, jembatan gantung, triangle bridge, spider net, jembatan ban, perosotan dan masih banyak lagi. Untuk alasan keselamatan, kita juga akan diberi helm pengaman, sit harness dan perlengkapan penunjang lainnya.

Saat itu karena menjelang siang, cuaca cukup panas. Tapi anak-anak sama sekali tidak peduli. Melihat area hijau yang luas, serta merta berhamburan lari ke sana kemari. Saya mencari pohon teduh untuk menggelar tikar. Beberapa kali harus pindah karena banyak semut merah. Hingga akhirnya ketemu juga tempat yang pas. Dekat dengan perosotan, spider net dan lapangan. Anak-anak riangnya bukan main. Menemukan perosotan dan diberi kesempatan bermain sepuasnya adalah sebuah kemewahan.

Karena anak-anak sudah kelelahan, niat awal yang pengen outbound di sini jadi batal. Gak papa sih. Saya malah senang. Lumayanlah bisa menghemat sekian ratus ribu. Hihihihi.

Setelah makan dan beristirahat, kamipun pulang ke rumah. Alhamdulillah hari yang menyenangkan.

Note : Piknik dilakukan sebelum bulan Ramadhan karena itu masih bawa bekal makanan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s