Mengenal Aneka Satwa di Citra Celebes Gowa

Libur anak sekolah masih akan berlanjut sepekan lagi sejak dimulai tanggal 15 Desember yang lalu. Jika masih ada yang bingung untuk mengisi waktu liburan yang asyik dan berwawasan, tidak ada salahnya anda mengajak si buah hati mengunjungi Citra Satwa Celebes. Selain menjadi media untuk memperkenalkan nama dan jenis hewan, juga mengajak anak berinteraksi langsung melalui kegiatan-kegiatan seru seperti memberi makan, mengejar unggas, serta bisa ikut memandikan hewan-hewan tertentu. Asyiknya lagi, si kecil juga bisa belajar bercocok tanam di sana. Pastinya akan menjadi pengalaman yang memorable banget kan buat mereka. Apalagi juga disediakan villa bagi yang ingin merasakan suasana pedesaan yang asri dengan dikelilingi berbagai satwa lokal dan impor.

Cara Menuju Citra Celebes

Secara administratif, Citra Satwa Celebes (selanjutnya disingkat CSC) berada di Desa Sokkolia, Kecamatan Bontomarannu, Gowa. Lokasinya sangat mudah dijangkau dan akses jalannyapun baik. Bisa menggunakan kendaraan roda empat ataupun naik motor. Kalau naik angkot, saya kurang tahu apakah ada yang melayani rute ke sini. Tapi berdasarkan pengalamanku, saya tidak menemukan satupun mobil angkot yang menuju kebun binatang ini.

Meskipun sudah masuk dalam wilayah Kabupaten Gowa, tapi cukup dekat dari Makassar. Bisa ditempuh kurang lebih 30 menit saja dari pusat kota.

Ketika berkunjung ke sana, saya hanya mengendarai motor bersama Ochy dengan mengandalkan google maps. Jaraknya hanya 10 km dari rumah. Selama perjalanan, kami berpapasan banyak kendaraan alat berat seperti dump truck dan mobil molen. Maklum, kebutuhan bahan bangunan Kota Makassar memang sangat bergantung dari jalur ini. Karena itu tidak heran jika mobil-mobil pengangkut batu, pasir dan tanah justru mendominasi jalan poros Makassar-Malino. Beberapa excavator dan becho juga terlihat aktif mengeruk. Ochy sangat excited, tertawa kegirangan setiap kali melihat kendaraan kelas berat tersebut.

Patokan termudah menuju lokasi CSC ini adalah pabrik PT Mayora yang berwarna biru. Tepat di sampingnya ada belokan ke kanan. Ikuti saja belokan tersebut hingga menemukan papan dengan gambar tanda panah bertuliskan Citra Satwa Celebes yang menunjuk ke arah kiri di pertigaan. Kurang lebih 50 meter dari papan penanda tadi, kita akan tiba di tujuan.

Awalnya saya bingung, masuknya lewat mana karena pintunya digembok. Cek kiri kanan juga hanya pagar tinggi yang mengelilingi. Tak ada jalan masuk selain pintu terkunci itu. Tak lama kemudian, datang seorang anak muda tergopoh-gopoh. Pintunya memang digembok, tapi ternyata tidak terkunci. Dia langsung mempersilahkan kami masuk. Agak ngeri juga sih karena jalan masuknya cukup terjal. Akhirnya saya memilih jalan kaki saja bersama Ochy sementara mas-mas yang bukain pintu tadi mengendarai motor saya hingga ke parkiran. Selanjutnya dia pula yang mengajak kami berkeliling sekaligus menjadi guide dan fotografer dadakan. Hahaha.

Koleksi Satwa di CSC

Secara umum koleksi satwa di CSC lebih banyak bangsa unggas baik lokal maupun impor. Selainnya ada ikan, anoa, monyet, rusa, sapi dan kanguru. Kami, terutama Ochy sangat puas selama di sana karena sepi pengunjung sehingga waktu 2 jam menikmati ketenangan desa berlalu tanpa terasa.

Ochy juga diajak ikut memandikan ayam yang katanya langsung didatangkan dari Turki. Tidak hanya itu, Ochy bahkan diajak bercocok tanam juga di kebun dekat villa. Juga diajari bagaimana proses padi menjadi beras di areal persawahan. Kata mas guidenya, kalau datang saat musim tanam padi bisa sekalian diajari menanam benih lho. Keren ya! Satu lokasi bisa belajar tiga bidang sekaligus.

Fasilitas CSC

Ketika kami berkunjung ke sana (Juli 2018) pembangunan masih terlihat di sana sini. Beberapa villa sudah siap huni, beberapa lainnya masih dalam pengerjaan. Restoran dan musholla juga sudah tersedia.

Mushollanya besar, bersih dan bagus banget. Toilet umumnya juga bersih dan terawat. Sedangkan restorannya menyuguhkan pemandangan kolam ikan dan sawah yang indah. Sayangnya belum ada yang jualan. Hanya gerobak-gerobak kosong dan meja kursi yang masih disusun.

Tarif vila permalamnya beragam. Start dari harga 150 ribu hingga 350 ribu. Selain restoran juga disediakan pondok khusus bagi pengunjung yang membawa bekal sendiri. Pondok ini berada di tengah-tengah sehingga kita bisa makan sambil melihat berbagai jenis binatang yang dikelompokkan di dalam kandang-kandang besar.

Biaya Tiket Masuk CSC

Saat kami berkunjung, belum ada tiket masuk resmi. Mas guide hanya meminta biaya IDR 20.000 per orang saja dan uang parkir IDR 2.000.

*****

Demikian fieldtrip Ochy kali ini. Dengan tema kebun binatang eh justru dapat bonus bercocok tanam dan mengenal sawah di CSC ๐Ÿ™‚

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s