Osaka : Sakura, Kastil dan Pesta

In life, it’s not where you go. It’s who you travel with -Charles Schulz-

Perjalanan ini sebenarnya sudah lama, musim semi 2 tahun yang lalu. Ditulis kembali sebagai arsip pribadi. Agar kelak ketika saya tua dan menjadi pikun, membacanya lagi bisa menghangatkan cinta yang mungkin ikut memudar bersama warna rambut yang keperakan.

Osaka Prefecture, 9 April 2015

Sakura di Osaka Castle

Suhu pagi itu 10°C. Terasa dingin menusuk tulang. Sweater yang kukenakan tak lagi cukup menghalau dingin udara pagi Osaka. Kusematkan coat berlapis, memasang kaos tangan dan menutup telinga dengan earmuff. Saya yang tinggal di negara tropis tidak terbiasa dengan suhu sedingin ini membuat tampilanku sedikit aneh dari kebanyakan warga lokal. Tapi ini di Jepang dimana semua orang santai saja, sibuk dengan urusan sendiri dan sama sekali tidak peduli seberapa berbeda penampilan kita. 

Saya dan suami beserta 2 orang teman lainnya tiba di kompleks Osaka Castle cukup pagi setelah melalui perjalanan 13 menit dari stasiun Namba dengan kereta Midosuji Line menuju stasiun Motomachi, disambung dengan kereta Chou Line menuju stasiun Tanimachi Yonchome. Di musim semi seperti ini, pemandangan sakura dari luar jendela kereta begitu indah, tersusun rapi memagari jalan dan bangunan perumahan. 

Keputusan kami berangkat pagi tidak ada salahnya. Selain menyaksikan keindahan pohon sakura, kami juga ikut merasakan atmosfer warga Jepang di stasiun kereta yang begitu sibuk. Berpakaian necis dan jalan dengan langkah mantap yang cepat, berpacu dengan waktu menuju kantor ataupun sekolah. Dua hal yang tidak kudapati di negeriku Indonesia.

Tiba di kompleks Osaka Castle tidak serta merta langsung melihat istana Osaka yang kini dialihfungsikan menjadi museum modern. Kita masih perlu berjalan kaki cukup jauh melewati taman dan pohon sakura yang indah berwarna pastel : mirabella, baby pink, soft rose, peach dan broken white. Saya bisa membayangkan betapa mengagumkannya pesta sakura hanami – kumpul dan makan bersama di bawah pohon sakura, yang sayangnya telah berlangsung beberapa hari sebelum kedatangan kami di Jepang.

Osaka Castle
Taman di dalam area Osaka Castle
Pohon sakura yang bermekaran

Saat menyusuri jalan, gerimis turun sesekali dan suhu udara drop seketika menjadi 7°C. Namun itu sama sekali tidak menyurutkan langkah kami mengunjungi kastil yang dulu dipimpin Toyotomi Hideyoshi, seorang anak petani yang awalnya menjadi jendral istana hingga akhirnya diangkat menjadi kaisar menggantikan Oda Nabunaga yang terbunuh habis garis keturunannya oleh pasukan Tokugawa di zaman Jepang kuno. Kita dengan rela tetap berjalan meski dingin begitu menyiksa. Kita dengan setia menunggu di mulut istana yang  basah oleh hujan hingga antrian mengular itu berhenti pada giliran kita. Juga dengan penuh  keikhlasan menenggelamkan diri dalam kerumunan pengunjung yang berdesak-desakan menonton Karakuri Taikoki, diorama kehidupan Toyotomi Hideyoshi di lantai 7 istana. Berpindah dari 1 layar ke layar lainnya, menggenapi 19 scenes kehidupan Sang Kaisar di monitor yang setiap layarnya butuh perjuangan bagi kita untuk menontonnya. Dan lagi, kesetiaan kita untuk menunggu antrian yang panjang demi foto kostum ala Jepang di dalam istana.

Sakura di bawah gerimis sama sekali tidak berkurang keindahannya. Sungguh, sama sekali tidak. Bunganya yang berguguran laksana permadani, memenuhi jalan-jalan beraspal di sekitarnya. Keindahan itu terasa semakin lengkap dengan kehangatan cinta yang kita rasakan. Di bawah payung cerah, berdua kita melangkah. Menyulam jari bergandengan tangan. Romantis sekali!

Sakura pink mirabella di taman Osaka Castle
Taman sakura di dalam kompleks Osaka Castle : baby pink
Taman sakura putih di Osaka Castle
Karpet sakura. Bunga sakura yang berguguran oleh gerimis
Sakura hanami : kumpul dan makan bersama di bawah pohon sakura

Saya berharap selalu mengingat masa-masa ini. Tentang perjalanan kita yang begitu romantis di musim semi. Pun ketika wajahku telah keriput dan rambutku memutih. Atau bahkan saat aku sudah lupa tentang diriku sendiri. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s